16 September 2023

Sukoharjo, 16 September 2023. Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam UIN Raden Mas Said Surakarta berkolaborasi dengan Sembagi Arutala Team (SMART) menggelar Webinar Internasional secara daring melalui zoom meeting yang diikuti oleh 150 mahasiswa. Acara ini digelar sebagai salah satu upaya untuk mewadahi mahasiswa psikologi dan konseling untuk bertukar pikiran dan pendapat.
Webinar internasional bertemakan “Menyikapi Bahaya Silent Treatment : “Apa yang Harus Kita Lakukan?”. Diharapkan dengan adanya acara ini, mahasiswa mampu mengatasi berbagai silent treatment di sekitarnya, baik dengan teman, pasangan maupun keluarga.
“SMART hadir untuk mewadahi mahasiswa agar saling bertukar pendapat dan ilmunya. Tentunya di sini mahasiswa dituntut untuk belajar mengungkapkan pendapatnya di khalayak umum. Dan saya berharap kegiatan ini akan selalu berjalan dengan baik agar kita bisa saling merasakan kebermanfaatan satu sama lain”, ucap Mohamad Sophian selaku Founder SMART.
Kholilurrohman selaku Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta mengatakan bahwa, “Kegiatan diskusi antar mahasiswa ini perlu diapresiasi, karena mendorong mahasiswa untuk saling berbagi ilmu yang didapatkan di bangku perkuliahan sekaligus melatih kemampuan berbicara setiap mahasiswa.”
Pada webinar internasional kali ini UIN Raden Mas Said Surakarta ditunjuk sebagai tuan rumah sekaligus narasumber dalam kegiatan. Tentunya ada 3 kampus yang turut menjadi narasumber dalam kegiatan ini, yaitu UIN Raden Intan Lampung, IKIP PGRI Pontianak, dan UNIMAS.
Webinar internasional ini membahas tentang pentingnya menyikapi bahaya silent treatment dalam kehidupan sehari-hari. Karena silent treatment bisa menjadi sesuatu yang menganggu proses komunikasi antara 2 orang atau lebih. Tentunya kita harus paham betul mengenai cara ataupun kiat untuk menyikapi bahaya silent treatment agar tidak merugikan satu sama lain, papar Dwika selaku pemateri dari UIN Raden Mas Said Surakarta.
Meita selaku pemateri kedua dari UIN Raden Mas Said Surakarta mengatakan bahwa “Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menyikapi bahaya silent treatment, yaitu bersikap tenang, ungkapkan perasaanmu, dengarkan penjelasan dari lawan bicara, lakukan pendekatan secara baik-baik, dan jangan saling menyalahkan. Tentunya segala sesuatu yang terjadi harus dibicarakan secara baik-baik dengan lawan bicara, agar antara kedua belah pihak bisa saling terbuka.”
Harapannya, webinar internasional ini dapat memberikan kebermanfaatan bagi mahasiswa agar lebih memahami bahaya silent treatment dalam kehidupan sehari-hari, kata Anggita selaku moderator.
Alhamdulillah acara demi acara berjalan dengan lancar
~Salam Konsi
Always be Family
