Sukoharjo, 31 Mei 2024 Himpunan Mahasiswa Progam Studi Bimbingan Konseling Islam (HMPS BKI) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan Seminar Nasional Islamic Counseling Fair #8 sebagai agenda tahunan HMPS BKI. Pada kali ini tema yang di usung “Transformasi Digital dalam Dunia Konseling : Menggali Potensi Media Digital dalam Pengembangan Layanan Konseling”. Dengan mengundang pemateri yang berpengalaman dan mumpuni di bidangnya, yaitu Ulin Nihayah, M.Pd.I. selaku Dosen Bimbingan dan Penyuluhan Islam UIN Walisongo Semarang dan Restu Dwi Ariyanto, M.Pd. selaku Dosen Bimbingan dan Konseling Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Seminar Nasional ICF#8  diselenggarakan di gedung SBSN Lantai 1 UIN Raden Mas Said Surakarta. Dalam acara ini dimeriahkan oleh penampilan pentas seni dari anggota HMPS BKI yaitu Bujang Ganong oleh saudara Azka Riyas dan penampilan seni pencak silat oleh saudara Khusni Mubarok serta saudari Rofhiana.

“Islamic Counseling Fair #8 tahun ini, HMPS BKI memiliki maksot berbentuk semut yaitu “NOURA” melambangkan seorang konselor yang memiliki jiwa helper dalam artian semut suka tolong menolong. Pada tema kali ini di era digital, e-counseling di masyarakat belum mampu terealisasikan, dengan adanya teknologi mempermudah mahasiswa menjadi agen of change untuk mempromosikan kesehatan mental di era digital ini”. tutur Sindi Berliana selaku ketua umum HMPS BKI.

“ Sesuai dengan tema seminar ini, di era sekarang digital diharapkan teman-teman bisa memanfaatkan terutama gen Z yang secara digital sudah mendarah daging (familiar). Memanfaat digital bagaimana kita bisa mengembangkan layanan konseling secara digital tanpa mengurangi rasa yang dilakukan conseling secara langsung”.  Tutur Isnanita Noviya Andriyani selaku koordinator prodi Bimbingan Konseling Islam.

“Adanya kegiatan ICF #8 ini diharap mampu menemukan inti dan manfaat dari acara yang diselenggarakan, media digital hari ini oleh karena itu BKI tidak boleh tertinggal dalam penguasaan dan pemanfaatan media. Pengangkatan konten BKI diantaranya lingkup sosial, pribadi maupun keluarga. Menjadi tempat promosi, file peran pembelajaran dan berlatih di dunia konseling. Keunggulan kearifan penggunaan media di Indonesia sangat luas dan ada sisi negatifnya yakni netizen dengan komentar yang kurang pantas, hal ini merupakan sebuah tantangan mahasiswa BKI untuk membangun edukasi kepada masyarakat”. Tutur Lukman Harahap selaku perwakilan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah.

“Jadi sehat saja tidak cukup tapi harus disertai dengan sehat mental. Menurut penelitian tahun 2022 bahwa cara masyarakat menangani gejala gangguan kesehatan mental yang peling tertinggi diantaranya dengan cara beribadah, berlibur,berbicara dengan sahabat, menolong, meditasi, cari profesional. Namun di era digital pemanfaatan teknologi dalam bidang konsling online bisa berupa email, instagram, web dan lain sebagainya sesuai dengan sasaran bagaimana cara yang efektif namun e-counseling ini juga tidak boleh dilaksanakan 100% online harus dimbangi dengan offline counseling .” Terang Ulin Nihayah selaku pemateri.

“Media digital menyediakan sumber yang dapat diakses klien diluar sesi konseling seperti vidio pelatihan, aplikasi mindfulness dan forum dukungan. Peran poster dalam bimbingan konseling yakni menyediakan konten, promosi layanan dan terapi. Salah satu aspek yang diperhatikan yaitu memhami psikologi warna, dimana setiap warna dapat membangkitkan respon emosional dan mengatur suasana sebuah karya visual. Cara membuat poster efektif dalam bimbingan konseling dengan langkah pemilihan warna,pemilihan font, komposisi layout, pemilihan gambar, pemilihan pesan dalam poster’. Terang Restu Dwi Ariyanto selaku pemateri.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto Bersama. Harapan di Seminar Nasional ICF#8 dapat membangun semangat para calon konselor sebagai agen of change masa depan untuk terjun mengikuti dan memanfaatkan teknologi digital diera sekarang. Mengimplementasikan dan mengkolaborasikan ilmu teknologi masa kini dengan ilmu konseling

Alhamdulilah acara demi acara berjalan lancar.

Salam Konsi

Always be Familiy

By Dhiliya & Erika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *